Popular Posts
Mengenai Saya
Blogger templates
Menulis Untuk Peradaban
Blogger news
Blogroll
About
Blog Archive
Diberdayakan oleh Blogger.
Text Widget
About me
Ibu Rumah Tangga, Dosen, Pebisnis online, Blogger, Konsultan IndScript dan Anggota Institut Ibu profesional
Blog Archive
Categories
- #Gameslevel2#Melatihkemandirian#Kelasbunsayiip
- Agribisnis
- Alumni Sekolah Perempuan
- Artikel
- Baby Zea
- Bisnis
- Bunda Sayang
- catatan merah jambu
- Ceritaku...
- Dakwah
- Gaya Belajar Anak
- Ibu Profesional
- IIP
- Kelas Bunda Sayang IIP
- Lomba Nulis SP
- Matrik Ibu Profesional (MIP) Batch #2
- Muslimah
- My Familly My Team
- Review Artikel
- Tips ngatur keuangan
Labels
- #Gameslevel2#Melatihkemandirian#Kelasbunsayiip
- Agribisnis
- Alumni Sekolah Perempuan
- Artikel
- Baby Zea
- Bisnis
- Bunda Sayang
- catatan merah jambu
- Ceritaku...
- Dakwah
- Gaya Belajar Anak
- Ibu Profesional
- IIP
- Kelas Bunda Sayang IIP
- Lomba Nulis SP
- Matrik Ibu Profesional (MIP) Batch #2
- Muslimah
- My Familly My Team
- Review Artikel
- Tips ngatur keuangan
Pages
Flickr Images
BTemplates.com
Feedjit
Tidak pernah habis cerita
tentang Ibu dan Bapak. Mulai dari cerita yang mengiris hati sampai yang
mengundang gelak tawa. Tapi saya sangat bangga dengan mereka. Rasa bangga yang
tidak pernah bisa dituliskan dengan rangkaian kata. Malam ini, saya ingin
bercerita tentang kepolosan kedua orangtua saya.
Label:
Lomba Nulis SP
|
0
komentar
Senin, 27 Februari 2017
Jika sebagian besar bundas mengalami kesulitan dalam mengendarai sepeda motor. Bagi saya naik motor
bukan sesuatu yang sulit, hampir kemana-mana selalu menggunakan sepeda motor. Because It’s
simple. Cuman yang menjadi permasalahan adalah ketika akan memasukan motor ke
rumah. Ini yang bikin saya sering ketar-ketir setiap hari. Kenapa? Karena motor
masuk rumah harus lewatin papan luncur ini. Papan luncur yang dibikin khusus oleh uwa dari kayu jati bekas untuk saya.
Penyakit malas itu
menular tanpa pandang bulu. Baik ke anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Dan harus punya penangkalnya, karena jika dibiarkan akan merusak bahkan menular ke yang lain. Motivasi dari dalam diri dan keluarga atau orang terdekat teramat penting
dalam menghadapi penyakit ini. Ketika tidak ada yang memotivasi, terkadang rasa
malas itu muncul. Ah, mungkin ini alasan menurut sebagain orang. Tapi ada juga
yang membenarkan ini, jika benar berarti kita masih ketergantungan kepada orang
lain alias kita belum mandiri. Melatih kemandirian orang dewasa tentu berbeda
dengan anak-anak. Aturan main serta tolok ukurnya juga berbeda. Sabtu, 25 Februari 2017
Hari ini masih di
Faperta UNSIKA, masih bejibaku dengan file-fie proposal draft akreditasi yang
harus selesai minggu ini. Alhmamdulillah masih sempat nulis untuk challenge game
level 2, meski hanya bisa nulis di handphone. Saya pikir nanti seteleh rada
nyalse posting di blog. Yang penting rutin nulis setiap hari.
Alhamdulilah..ini
adalah hari pertama di game level 2 dengan tema melatih kemandirian. Jika sebagian
besar bunda-bunda di kelas bunda sayang menceritakan kemandirian anaknya, saya
meneceritakan diri sendiri hiks hiks #syedih. Tapi memang dari tim bunda fasil dibagi
menjadi tiga kategori: - Bagi yang sudah punya anak, bisa menceritakan tentang kemandirian anaknya
- Bagi yang sudah menikah tapi belum punya anak, bisa menceritakan kemadirian berdua dengan pasangan
- Bagi yang masih single, bisa menceritakan tentang kemandirian dirinya sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)

